imaji nasi

mencoba memanfaatkan imajinasi. mencoba memadukan sebuah perjalanan impian dengan kenyataan.. dengan banyaknya ketidak sempurnaan..

Rabu, 16 Februari 2011

Anak band



Anak band
Muncul sebuah pertanyaan, menurut lo anak band itu gimana?
Pasti banyak banget muncul jawaban tuh, mulai dari positif sampe negatif. Tapi sejauh ini gw liat jauh lebih banyak negatifnya dari pada positifnya. Mulai dari tukang mainin cewek, drugs, hidupnya nggak jelas, hura-hura. Kebengalan seperti itu lah yang selalu di bebankan kepada anak band. Sepengetahuan gw, memang ada sebagian yang seperti itu tapi karena image yang di berikan masyarakat dampaknya jadi ke semua.  Muncul satu band di TV udah gitu mukanya rada bening dikit, di capnya udah langusng aja ke playboy lah. Jujur aja nih, gw kasian sama yang memang anak band yang mau berkreasi dengan musiknya tapi belum-belum udah di cap jelek.
Profesi apa? Ohhh anak band.. cukup untuk menghidupi anak saya nanti?
Widiiiihhhh, ini mah udah nggak asing lagi. Anak band yang serius untuk berlanjut menjadikan band sebuah profesi bakalan di tambah lagi bebanya dengan pertanyaan seperti di atas. Emang iya? Nggak semua sih, banyak juga yang mau menikahkan anaknya dengan anak band. Kalo gw pikir sih pertanyaan yang sangat wajar banget kalo orang tua ngomong seperti itu. Karena pemberitaan di media saat ini udah nggak bisa di control lagi.. ada satu kasus yang menimpa anak band ujung-ujungnya juga semua yang kena imbasnya karena pemberitaan yang menurut gw lebay. Kadang gw juga bingung untuk mendapatkan rating yang tinggi  sampai-sampai ada yang tega merubah fakta. Dan membesar-besarkan opini yang ada di masyarakat. Tapi emang udah pekerjaanya sih, jadi gw maklum aja.
Posisi gw saat ini juga nggak munafik gw juga termasuk anak band juga. Gw juga ngerasaain gimana rasanya berada di lingkungan itu, gw fun aja dan gw enjoy…  bukan karena gw anak band jadi ngebelain, tapi emang musisi pada saat berkumpul kebanyakan yang di obrolin ya seputar musik, alat band, saling tukar pikiran aja.
Labeling
Setelah gw sharing juga sama cewek gw dia nyumbang ide juga disini ternyata hahahaa. Lumayan lah…
Labeling adalah identitas yang diberikan oleh kelompok kepada individu berdasarkan ciri-ciri yang dianggap minoritas oleh suatu kelompok masyarakat. Labeling cenderung diberikan  pada orang yang memiliki penyimpangan  perilaku yang tidak sesuai dengan norma di masyarakat. Seseorang yang diberi label akan mengalami perubahan peranan dan cenderung akan berlaku seperti label yang diberikan kepadanya (Sujono, 1994).
Dalam keadaan “lupa diri” akibat emosi yang meluap kerap terlontar kata-kata yang memberi label pada anak. Entah “anak bandel”, “anak penakut”, “anak cengeng”, dan sebagainya. Menurut ahli, pemberian label/cap atau juga disebut stigma akan memberi bekas dalam diri anak dan mempengaruhi pembentukan konsep dirinya  Bagi anak, label tersebut adalah suatu imej diri bahwa aku seperti itu. Jadi, lama-lama akan terbentuk dalam benaknya, “Oh, aku ini bandel, toh.” Apalagi, kata dra. S.Z. Enny Hanum,  bila si pemberi label adalah orang yang mempunyai kedekatan emosi dengan anak semisal orang tua atau pengasuhnya, pengaruhnya akan sangat besar dan cepat buat anak. “Anak akan jadi ragu pada dirinya sendiri, ‘Oh, jadi aku seperti itu. Orang tuaku sendiri mengatakan demikian, kok.’”
nah begitu juga dengan anak band, karena opini di masyarakat dibuat semakin kuat bahwasanya anak band itu suka maen cewek (player, playboy), drugs, hura-hura dan bla bla bla itu dan ditunjuang dengan beberapa kasus yang di follow up banget sama media yang membuat prilaku anak band itu berubah, karena pembentukan karakter yang di ciptakan oleh masyarakat itu sendiri.
Karismatik
Kenapa gw bilang karsmatik, menurut gw nama band itu adalah sebutan, bagus2 nya kita sebut gelar aja lah. Nah dari sebutan itu tadi anak band adalah gelar yang kharismatik menurut gw. Yang pertama nggak semua orang mempunyai kemampuan seperti kita, kedua anak band itu biasanya jujur tentang apa yang dia rasakan atau liat yang dia tuangkan dalam lagu. Ketiga anak band dapat di kategorikan semagi pelaku seni.
Terahir dari gw yang perlu di tekanin, anak band itu menurut gw adalah artis (pelaku seni), yang perlu di soroti adalah karyanya, bukan sebagai selebritis yang mudah di korek-korek kehidupan pribadinya. Dan kalo kalian nggak suka dengan orang nya cukup hargai karyanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar